Peluncuran Buku JEMBATAN KAYU MANDOMAI : Sebuah Warisan Masa Depan
Pada SEMINAR NASIONAL JEMBATAN KAYU #2 Palangkaraya, 3 Agustus 2026, Jembatan Kayu Mandomai bukan sekadar kisah tentang sebuah jembatan, melainkan tentang pengetahuan…
Kami merangkai kearifan lokal Dayak, hutan tropis, dan ritme sungai ke dalam praktik arsitektur yang berkelanjutan, beretika, dan berkomitmen pada masyarakat.
Kami menjalankan program berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas profesi arsitek dan kontribusi nyata bagi pembangunan Kalimantan Tengah.
Program pendidikan berkelanjutan KPB, workshop konstruksi tradisional Dayak, dan diskusi arsitektur tropis untuk anggota maupun masyarakat.
Kolaborasi pelestarian Rumah Betang, pendampingan desa adat, dan inisiatif arsitektur partisipatif yang memuliakan warisan budaya sembari menjawab kebutuhan kontemporer.
Pendampingan kebijakan tata ruang, masukan teknis untuk pemerintah daerah, dan suara profesi arsitek dalam menjaga ekosistem hutan tropis Kalimantan Tengah.
IAI Kalimantan Tengah lahir dari komitmen para arsitek untuk menjawab tantangan unik Bumi Tambun Bungai: hutan gambut, sungai panjang, dan budaya Dayak yang kaya. Kami percaya arsitektur terbaik bukan yang mendominasi alam, tetapi yang mendengarkannya.
Dari ruas Sungai Kahayan hingga pedalaman Murung Raya, anggota kami merancang dengan rasa hormat — pada warisan, pada lingkungan, pada masa depan.
Tradisi Dayak dan kearifan lokal sebagai fondasi praktik desain.
Tropis, hemat energi, dan menjaga ekosistem hutan tropis Borneo.
Profesi yang melayani — dari kota hingga kampung pedalaman.
Standar profesi tinggi dan integritas dalam setiap karya.
Pada SEMINAR NASIONAL JEMBATAN KAYU #2 Palangkaraya, 3 Agustus 2026, Jembatan Kayu Mandomai bukan sekadar kisah tentang sebuah jembatan, melainkan tentang pengetahuan…
✨TANJU TANJUNG ARSITEKTUR #5✨Jelajah Utara BorneoAda perjalanan yang tidak hanya memindahkan kita dari satu tempat ke tempat lain,tetapi memindahkan cara pandang kita sebagai…